• 10

    Jun

    Cara baru menikmati durian

    #senin 9/6/2014. Buah yang menjadi dewa di kota Medan ini memang banyak di gemari orang. Memiliki bau khas dan rasa daging buah yang lezat menjadi ciri utamanya. Seringkali orang menyebut dengan istilah si raja buah, apalagi kalau bukan durian. Disebut raja itu, karena harga durian relatif lebih mahal dibandingkan buah-buahan yang lain. Makin tebal dan legit daging buahnya, akan semakin mahal. Untuk mengkonpensasi agar semua kalang bisa mencicipi kelezatan buah ini, dibuatlah berbagai olahan serba durian. Kalau di Palembang, terkenal dengan tempoyak yakni buah durian hasil fermentasi. Dimakan sebagai teman lauk dan nasi, rasanya sedikit masam dan biasanya dicampur dengan daging ayam. Meskipun namanya sama, tapi di Lampung tempoyak lebih identik dengan istilah untuk sambal berbahan dasar d
    Read More
  • 9

    Jun

    rusa-rusa istana

    Jalan. Ir. Djuanda yang ada di Bogor menjadi icon bagi masyarakat setepat dikarenakan terdapat istana kepresidenan. Yang meski hanya bisa dipandangi dari jauh, tapi toh kemegahan istana tersebut tetap terpancar maksimal. Memang sih bukan sembarang (atau tidak banyak orang) yang bisa melihat langsung bagaimana indahnya isi istana. Tapi selain isinya, dan kemegahan arsitektur dari gedung putih itu ada hal lain loh..yang menjadi daya tarik bagi orang-orang yang melintas di sekitar jalan ini, yaitu; ratusan rusa-rusa yang terdapat di area luas halaman kediaman sang presiden. Ditulisan ini saya bukan mau menyoroti tentang istananya, tapi kisah lain dari balik pagar istana. Bukan pula tentang rusa, tapi cerita orang-orang yang mendapat berkah dari keberadaan rusa-rusa itu. Pokoknya maha besar a
    Read More
  • 22

    Feb

    Saya korban kemeriahan Festival dongdang!

    Festival Dongdang di gelar lagi. Di 2014 ini, jatuh pada sabtu, 22 Februari. Hajatan akbar tahunan yang di fasilitasi oleh Pemda Kabupaten Bogor digelar dengan meriah. Meriah karena undangan yang hadir bisa mencapai ribu orang, sebagian besar yang datang asli warga Kab. Bogor. Bisa di bayangkan Seabrek warga tumpah serentak disepanjang jalan tegar beriman (arah Cibinong). Dongdang itu sendiri, artinya “sesuatu yang digendong”. Cikal bakal budaya lokal yang tiada akan luntur. Historisnya perayaan ini di gelar untuk menunjukan cinta dan syukur kepada Allah dan Nabi S.a.w berkat rejeki yang dituai ditanah Bogor yang sedemikian subur. Maka, bisa dilihat pada tiap perayaan ini tidak kurang dari 2000 arak-arakan dongdang, dari jumlah 40 peserta kecamatan, yang dijadikan pawai adalah
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post