• 10

    Jun

    Cara baru menikmati durian

    #senin 9/6/2014. Buah yang menjadi dewa di kota Medan ini memang banyak di gemari orang. Memiliki bau khas dan rasa daging buah yang lezat menjadi ciri utamanya. Seringkali orang menyebut dengan istilah si raja buah, apalagi kalau bukan durian. Disebut raja itu, karena harga durian relatif lebih mahal dibandingkan buah-buahan yang lain. Makin tebal dan legit daging buahnya, akan semakin mahal. Untuk mengkonpensasi agar semua kalang bisa mencicipi kelezatan buah ini, dibuatlah berbagai olahan serba durian. Kalau di Palembang, terkenal dengan tempoyak yakni buah durian hasil fermentasi. Dimakan sebagai teman lauk dan nasi, rasanya sedikit masam dan biasanya dicampur dengan daging ayam. Meskipun namanya sama, tapi di Lampung tempoyak lebih identik dengan istilah untuk sambal berbahan dasar d
    Read More
  • 13

    May

    Jajan Sego Kucing di Bogor

    Sego Kucing atau lebih di kenal dengan nama nasi kucing. Bukanlah suatu menu makanan “wah” tertentu tetapi lebih pada cara penyajiannya yang (istilah zaman sekarang) unyu-unyu. Jadi, nasi kucing berupa nasi di bungkus daun pisang yang banyak ditemukan pada warung angkringan. Dinamakan “nasi kucing” karena disajikan dalam porsi yang (sangat amat) sedikit, seperti menu untuk pakan kucing. Seriusan… nasinya cuma sekepal hanya cukup untuk beberapa kali suap saja. Nasi kucing itu semacam nasi rames, dengan menu bermacam-macam: tempe dan tahu bacam, tempe kering, teri goreng, sambal goreng, babat, bandeng, usus, kepala atau cakar ayam serta sate telur puyuh.Jadi, pilihan lauk-pauk untuk makan tersedia berbagai macam. Tinggal di pilih saja. Biasanya nama jajana
    Read More
  • 5

    May

    Kerinduan from Bandung

    Beberapa kota besar Indonesia mempunyai sajian kuliner yang selalu gegap gempita. Bandung adalah salah satunya. Setiap kali datang ke Bandung, selalu ada tempat makan yang baru dibuka maupun yang baru ditemukan. Artinya, selalu ada alasan untuk datang ke Bandung. Selalu ada yang di rindukan dari kota kembang itu :) Kunjungan terakhir ke Bandung menyingkap beberapa temuan yang bersifat kejutan manis. Bandung, euy! Kejutan pertama saya temukan di Kantin Sakinah referensi dari seorang teman. Teman-teman langsung bersamaan berseru: Wah, ini kantin yang sakinah, warrohmah, mawardah. He he he, mungkin mereka ingat saat akad nikah dulu. Ini sebuah kantin tempat mangkal berbagai penjual makanan dan minuman, berlokasi di kaki Dago. Salah satu penjual di situ adalah Mang Aip yang menjaj
    Read More
- Next

Author

Search

Recent Post