Buku cerita: para perangkai kata.

3 Oct 2011

buku bagus

Saya jatuh cinta pada kata. Semenjak tau tiap kata memiliki magisnya tersendiri. Ketika per-kata berhasil dirangkai seorang penulis. Saat ia menuangkan isi pemikirannya. Per-kata yang menjadi influs dalam menggerakan setiap hati para pembaca. Per-kata yang mampu mengolah rasa, bahkan menggiring tingkah laku seseorang. Karena kata dalam sebuah tulisan itu adalah RUH, ia merasuk ke alam sadar-jiwa manusia sebagai sihir. Membuat tokoh itu seperti apa yang penulis kehendaki. Begitu nyata. Sangat nyata.

Sepeti; ketika tokoh A, bisa saja menjadi manusia setengah peri yang baik hati atau menjadi manusia setengah iblis yang jahat. Suatu hari saya ingin menjajaki memilih hidup menjadi perangkai kata. Ketika saya merasa sulit–rasanya hampir putus asa untuk berhasil meraih cita-cita utama saya. tapi saya urung kembali. hehe…hal ini sama persi dengan apa yang diceritakan Linus Suryadi AG dalam buku ini, “Proses kreatif; mengapa dan bagaimana saya mengarang?”.

Seperti judulnya buku ini, isinya menjabarkan alasan mengapa mereka (para penulis) membuat buku, memutuskan menjadi penulis, bahkan kita bisa tau lebih dalam tentang didapat dari mana sumber inspirasi tulisannya mereka. Dibuku ini para penulis akan berterus terang secara gamblang. Tidak ada ilmu tentang kepenulisan yang mereka tutup-tutupi. Buat saya buku ini menarik, makanya saya beli. :D

Buku ini bagus buat saya, buat orang-orang yang suka dengan sastra, suka membuat atau sekedar membacanya saja. Karena kita bisa belajar langsung dari para penulis2 yang sudah diakui kesohorannya di bumi nusantara ini. bukan sekedar penulis yang hanya baru menerbitkan 3-4 buku dengan kadar kesusastraan standar tanpa ada pesan moral. Saya tidak meremehkan penulis lainnya, mereka bagus. Mengalami proses kreatif daripada seperti saya ini. tapi, buku-buku dan novel atau mungkin disebut sastra modern kebanyakan sekarang ini, hanya menawarkan ‘kelucuan’ yang aneh tapi seram, kisah cinta era sosial media, dan ke pornograftra. Ini seperti film yang merambah pada buku. atau buku yang dipelintir menjadi film. dan hilang sebagian ruh watak tokoh didalamnya.

Selain Linus Suryadi, AG, ada pula penyair besar Rendra, Utuy T. Sontani, Achdiat K. Mihardja, Pramodya Ananta Toer, Saparti djoko damono dan masih banyak lagi. Maka terhadap watak tokoh dalam buku itu kebanyakan hilang ketika dibuat film, saya berucap: ah, sayang sekali. tapi..jika buku yang saya rekomendasikan ini tidak (sempat) dibaca. Duh kasihan sekali :D

#Saya ngak tau bisa di dapat dimana buku ini, karena di gramedia langka. tapi mungkin kalau dicari di kuwitang dan sejenisnya bakalan ada. Tapi, saya menawarkan sistem tukar pinjam untuk yang mau baca buku ini. tapi harus ada buku barter yang bagus untuk bisa saya baca. intinya; KITA TUKERAN BACA. tapi selesai baca, yaa harus dipulangin dong/ kontakme 087808066613 (only sms)


TAGS #bukubagus


-

Author

Search

Recent Post